blogkombecks
Sedang memuat...

12 Pesepakbola Muda Resmi Menjadi Tentara Nasional Indonesia


Kisruh sepakbola nasional membuat banyak pemain muda mulai mencari profesi lain sebagai jalan hidupnya. Diketahui ada 15 pemain muda, 8 diantaranya adalah skuad Timnas U-23, mengikuti tes masuk TNI AD lewat jalur prestasi, Calon Bintara (Caba) unggulan.

Dua belas diantaranya lolos masuk TNI AD. Mereka adalah Teguh Amirudin (Barito Putra/Timnas U-23), Ravi Murdianto (Mitra Kukar/ Timnas U-23), Manahati Lestusen (Barito Putra/Timnas U-23), Abduh Lestaluhu (Persija/Timnas U-23), Safri Al Irfandi (PSMS/Timnas U-23), Ahmad Nufiandani (Arema/Timnas U-23), Wawan Febiyanto (PBR/ Timnas U-23), Muhammad Dimas Drajat (Persegres U-21/ Timnas U-19), Muhammad Arsyad (PBR ISL), Iman Fathurahman (PBR ISL), Imam Bagus Kurnia (PON Jatim), dan Angga Saputra  (Persekapas/PON Jatim).

Eks pemain Timnas U-23 Adam Alis memilih mundur sebelum tes bintara TNI AD  terakhir berlangsung di Pusdikkes (Pusat Pendidikan dan Kesehatan) TNI AD, di Kramat Jati, Jakarta Timur akhir pekan lalu. Alasannya mundur adalah karena ada tawaran dari klub luar negeri.

Sedangkan yang tidak lolos adalah Ichsan Kurniawan (Sriwijaya FC) dan Muchlis Hadi (PSM Makassar). Tidak diketahui penyebab gagalnya Ichsan, namun Muchlis Hadi terganjal masalah administrasi. "Waktu mendaftar KTP saya sementara diurus karena harus pindah alamat dari Mojokerto ke Pasuruan. Tapi terlambat mengurusnya. Itu yang jadi kendala. Akhirnya tidak lolos berkas," jelas Muchlis.

"Ada 2 yang nggak lolos seleksi, satu gagal di daerah, satu gagal di pusat. Pendidikan akan dimulai tanggal 17 September 2015," kata Wuryanto, Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Wuryanto.

Keduanya kini memilih untuk lebih fokus pada karir mereka di klub masing-masing. "Masih ada waktu tahun depan. Saat ini saya fokus dulu untuk PSM," kata Muchlis. Sementara Ichsan mengaku siap diturunkan oleh Sriwjaya FC di Piala Presiden.

Sementara itu, dua belas pesepakbola yang lolos kini sudah berada di bandung untuk bersiap-siap pelatihan dan pendidikan selama 7 bulan di Rindam III/Siliwangi, Bandung, Jawa Barat.

"Sekarang 12 pesepakbola sudah berada di Bandung. Untuk persiapan, karena masih ada yang perlu disiapin sampai mereka pendidikan. Ada pembekalan. Untuk ngepas baju, termasuk administrasi, dan juga rambut harus dipangkas cepak," ujar Wuryanto, Rabu (9/9/2015).

Wuryanto menjelaskan bahwa selama masa pendidikan, pesepakbola tidak diperkenankan mengikuti latihan atau pertandingan diluar, kecuali bagi anggota timnas yang diperlukan untuk pertandingan melawan negara lain.

"Praktis untuk 7 bulan (selama pendidikan) nggak main, tapi kan mereka ada kegiatan ekstrakurikuler selama di dalam Rindam. Kecuali kalau ada kejuaraan nasional, yang dia harus hadir untuk membela negara. Untuk timnas tapi ya, bukan untuk klub," jelas jenderal bintang 1 itu.

Setelah selesai pendidikan para pesepakbola ini diizinkan untuk mengikuti latihan ataupun pertandingan bersama klubnya masing-masing. Jika sedang tidak latihan atau tanding, mereka wajib kembali berdinas.

"Ya nanti bisa mereka ikut pertandingan, misalnya (klubnya) masuk ke Divisi 1. Tapi kalau sedang tidak ada latihan atau tanding ya mereka tetap berdinas sebagai tentara," tutur Wuryanto.
Timnas Indonesia U-23 1368692667082965394

Beranda item

ADS

Artikel Terbaru

ADS

Mau Hosting Gratis?
Kapasitas besar, bisa PHP, Lengkap dengan cpanel, auto installer dengan CMS Favorit?
Hosting gratis tanpa iklan !!!

Ikuti Lewat Email

Ads

Mau Hosting Gratis?
Kapasitas besar, bisa PHP, Lengkap dengan cpanel, auto installer dengan CMS Favorit?
Hosting gratis tanpa iklan !!!