blogkombecks
Sedang memuat...

Persinga Ngawi Tetap Bangga Walau Jadi Runner-up Piala Kemerdekaan


Persinga Ngawi harus puas menjadi runner-up Piala Kemerdekaan 2014 yang digelar oleh Tim Transisi Kemenpora setelah takluk dengan skor tipis 1-2 di partai final yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (13/09/2015).

Hasil ini memperpanjang catatan buruk Persinga Ngawi dipartai final. Julukan spesialis runner-up sepertinya masih harus terus melekat di klub berjuluk Laskar Alas Ketonggo itu. Meskipun gagal juara Manajer Persinga Ngawi, Dwi Riyanto Jatmiko tetap mengapresiasi perjuangan pemainnya.

“Sekalipun posisi kedua, namun kami tetap mengapresiasi perjuangan anak-anak. Harus diakui, dari pola bermain kami tidak kalah,” kata Dwi.

Secara pola permainan Persinga dinilai tidak kalah dari PSMS Medan, namun dua peluang dari bola mati berhasil dimaksimalkan tim lawan. Dwi mengakui timya masih akan menyandang status spesialis runner-up.

 “Apalagi, dua gol yang diperoleh lawan bukan melalui proses bermain. Hasil ini membuat status kami sebagai spesialis runner-up tetap berlanjut,” tambahnya.

Tampil di final Piala Kemerdekaan adalah prestasi terbaik bagi Persinga Ngawi hingga saat ini. Terlebih pertandingan ini disiarkan secara langsung di televisi nasional yang membuat nama Persinga Ngawi berkibar di sepakbola nasional.

Sebagai runner-up Persinga Ngawi berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar 1 miliar rupiah. Sedangkan PSMS Medan sebagai juara mendapat hadiah utama sebesar 1,5 miliar rupiah. Persiba Bantul dan Persepam Madura United menjadi juara ketiga bersama dan masing-masing memperoleh hadiah sebesar 500 juta rupiah.

Setelah turnamen ini Dwi mengatakan timnya akan tetap berkumpul atau tidak akan dibubarkan. Persinga Ngawi akan tetap bertahan menunggu perkembangan sepakbola tanah air.

“Selanjutnya, kami belum memiliki rencana lainnya. Namun, tim atau pemain pemain tetap kami kumpulkan alias tidak dibubarkan. Kami kebingungan, namun akan coba bertahan sambil menunggu perkembangan,” kata Dwi Riyanto.

Dwi tetap berharap akan ada lagi turnamen atau kompetisi yang digelar agar klub bisa tetap hidup. “Kami harap, ada turnamen-turnamen atau kompetisi yang dilakukan pemerintah untuk memperhatikan nasib klub-klub seperti kami,” tutupnya.
Piala Kemerdekaan 2337434245449800175

Beranda item

ADS

Artikel Terbaru

ADS

Mau Hosting Gratis?
Kapasitas besar, bisa PHP, Lengkap dengan cpanel, auto installer dengan CMS Favorit?
Hosting gratis tanpa iklan !!!

Ikuti Lewat Email

Ads

Mau Hosting Gratis?
Kapasitas besar, bisa PHP, Lengkap dengan cpanel, auto installer dengan CMS Favorit?
Hosting gratis tanpa iklan !!!